November 2, 2009...7:58 am

Sinteron laris : Polri vs KPK

Lompat ke Komentar

Sumber gambar : KAPAN LAGI [?]

“Din, aku salut sama Polri kita. Cerdas dan berani..”, Khalid memulai pembicaraan di kantin siang itu dengan senyum khasnya.

Udin, yang diajak bicara malah asyik makan pisang goreng yang memangmerupakan makanan gorengan kesayangannya.

Rahmad yang kemudian menjawab pernyataan Khalid.

“Polri memang jagoan dan hebat, tapi kali ini salah tangkep deh !”, ucap Rahmad ketus.

“Wah mas Rahmad jangan mendewakan KPK donk. Mereka manusia biasa juga dan bisa salah. Polri pasti sudah punya buktikuat untuk melakukan proses hukum ini”

“Polri juga manusia biasa kan? Mereka juga bsia salah tangkap”

“Tunggu mas, itu kan Polri jaman dulu. Jaman sekarang Polrikita sudah beda, sudah lebih profesional”

“Iya deh, lebih profesional. Cuma kan artinya belum tentu sudah profesional. Hanya lebih profesional, iya kan?”

“Waduh, mas Rahmad ini suka berprasangka buruk terhadap Polri kita deh. Mari kita lupakan kisah Polri yang lalu-lalu. Kita tatap Polri masa kini yang bersih dan profesional”

“Wis mas, aku ndak paham hukum. Aku cuma ikut mendukung para fesbuker yang tidak suka dengan proses hukum Polri menangkapi para pimpinan KPK”

“Wah…ini lagi. Jangan sembarang mendukung sesuatu yang tidak jelas mas. Gerakan di dunia maya itu kan tidak jelas maksud dan tujuannya. Bisa jadi itu hanya untuk memperkeruh suasana saat ini”

“Jalan pikiran mas Khalid ini tidak sesuai dengan jalan pikiranku, jadi diskusi ini pasti tidak akan pernah selesai mas…”

“Harus selesai mas…kalau tidak nanti kita bekerja dengan pikiran yang tidak fokus. Bisa-bisa kinerja kita jadi menurun. Betul nggak mas Din…”

Udin yang sudah menghabiskan tiga potong pisang goreng akhirnya berbicara juga.

“Aku hormati keputusan Polri untuk berani bertindak tanpa pandang bulu”, ujar Udin pelan dan mantap.

“Nah…bener kan mas Rahmad, mas Udin juga mendukung tindakan Polri kita”, Khalid tersenyum lebar mengomentari ucapan Udin.

“Para petinggi KPK kan manusia biasa yang bisa khilaf dan bisa melakukan kesalahan”, Udin melanjutkan.

“Proses hukum yang benar dan tanpa pesanan dari pihak manapun pasti akan membuktikan bahwa para petinggi KPK itu salah atau tidak bersalah”

“Keputusan akhir bisa sesuai dengan anggapan masyarakat awam tapi bisa juga tidak sesuai. Saat ini masyarakat sudah jauh lebih cerdas dibanding jaman sebelum fesbuk meraja lela di seluruh media komunikasi kita”

“…….”

“Bagiku, perseteruan Polri vs KPK ini adalah hal yang bisa terjadi, tapi akan jadi masalah kalau terlalu dibesar-besarkan, karena akan ada yang meneguk keuntungan dari pertikaian ini”

“……”

“Saat ini masalah ini sudah terlanjur menjadi besar. Jadi tugas kita sebagai warga negara yang baik adalah meminta kepada siapapun yang berwenang untuk segera menuntaskan masalah yang menggantung ini secepatnya”

“Kedua institusi ini kita perlukan untuk memberantas korupsi yang sudah berurat akar di kehidupan kita. Jadi pertikaian ini jika terus berlarut-larut, tidak akan memberi nilai positip untuk pemberantasan korupsi”

“Ini akan jadi sinetron yang panjang. Ini bisa jadi lelucon yang akan kita tertawai dengan hati perih”

“Kita ikuti saja komentar yang menyejukkan tapi yang tetap tegas, bukan komentar menyejukkan yang lebay. Mari kita kawal proses hukum ini dengan cara yang sebaik-baiknya”

“Caranya gimana mas Udin?”

“Kita kurangi jam korupsi kita. Udah jam satu lewat lima menit. Kita sudah korupsi waktu kerja lima menit”

Udipun ngeloyor ke luar kantin.

+++

Gambar diambil dari sini

& Komentar

  • hehehehe… pertamaX
    Tiap sore tu ditayangin hehhee

    • semoga tidak laris, sehingga sinetron yang ini cepet selesai

      kalau sukses bisa panjang deh ceritanya

      salam

  • Josss banget….. I like it !

    • makasih mas Torry

      salam

  • [...] Sinteron baru : Polri vs KPK “Din, aku salut sama Polri kita. Cerdas dan berani..”, Khalid memulai pembicaraan di kantin siang itu dengan senyum khasnya. Udin, yang diajak bicara malah asyik makan pisang goreng yang memangmerupakan makanan gorengan kesayangannya. Rahmad yang kemudian menjawab pernyataan Khalid. “Polri memang jagoan dan hebat, tapi kali ini salah tangkep deh !”, ucap Rahmad ketus. “Wah mas Rahmad jangan mendewakan [...] [...]

  • Iya, ya tepuk tangan justru para koruptor sejati itu.
    Dulu tak kira Cicak VS Buaya = KPK lawan Koruptor. Ternyata KPK lawan Polisi….. sedih…

    • sama pak, saya yang awam politik ini jadi sedih

      kok jadi bingung sendiri melihat tingkah laku para politisi kita ya

      kasihan si cicak, musuhnya makin tidak jelas

  • tadi sempet bingung kok diblogdetik gk ada postinganya :D
    gak taunya di direct kesini..

    oh ya, tadi pagi saya nonton adegan perkelahian antara oc kaligis sama ( lupa siapa tadi ya ) di TVone
    mungkin yg tadi itu adalah salah satu eps Polri vs KPK kali yah :D

    kacauuu deh Indonesia..

    • semakin kacau semakin tinggi ratingnya
      dan….
      sinetron inipun makin tak jelas selesainya

  • Saya ikut mendukung lembaga apapun yang ikut dalam penyuksesan pemberantasan korupsi dan antipati pada yang sebaliknya.

    • SETUJU!

      Mari kita dukung siapa saja yang menegakkan keadilan.

      Semoga dua institusi tersebut sama-sama sadar akan posisinya dan fungsinya.

      Salam kompak selalu.

  • Yang penting jangan sampai KPK ganti nama jadi Komisi Pemberantasan Kepolisian…

    • SETUJU…!:-)

      Semoga dua institusi it tetap berfungsi dengan baik. Amin.

      Salam

  • numpang mampir :D

    • monggo mas Cahyo…

  • klw telepon,hp atau alat komunikasi lain disadap KPK mnurut sy itu sah-sah sj….. tu kan sdh tugasnya. tdk salah kok…. (klw masalah sadap menyadap tu kan tugasnya KPK n POLRI kan?)

    • kalau gak salah aturannya memang begitu mas Alex

      makasih komentarnya

      salam

  • Yach sah-sah aja polisi periksa KPK, begitu juga KPK periksa Polisi… Mang ada yang salah? KAn nggak. Justru yang mau diperiksa gak mau itu yang perlu dipertanyakan?

    • Bener mas Galo

      mari kita berbaik sangka sajalah
      semoga semua ini segera berakhir dengan baik
      amin

      salam

  • [...] meluncur dari Cikarang, sambil bercerita tentang UKM, Cimart dan sinetron terlaris tahun ini. Sampai di lokasi Blogshop, rupanya teman-teman sudah rame ngumpul [...]

  • kloq sy sih g’ngerti2 amat mslah pa yg sbnerny drbutin antra POLRI & KPK .tp kok ksanny kyak da oknum yg sengaja ingin menjatuhkan KPK…..

    kloq KPK dhpus..itu berarti negara kita menggemukkan korptor….
    ksian kan negara kita,,,,

    selama ini yang paling berjasa dalm membrants tikus2 berdasi itukan KPK..so,,bakalan rugi bagt negara kita klok KPK dihapus

    • semoga yang terbaik yang terjadi di akhir cerita ini
      amin

      salam

  • menurut saya si,,,kolok ampe KPK di hapus
    itu berarti kita membla para penjahat di negara ini,,,,
    dan itu adalah ide terbodoh yang pernah saya denger,,,,,,

    kita sebagai warga negara indonesia harus bisa membuka hati dan pkiran kita agar bsa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana msuh mana yang gak……

    • kita tunggu seri selanjutnya mas
      semoga hasilnya lebih baik
      karena kita hanya bisa berdoa saja
      mau demo gak punya daya
      dan gak tahu seberapa efektifnya

      salam

  • sebenernya sinetronnya yg di perebutkan apa seh ? bingung niih ?

    • begitulah pak,
      saat ini kita semua sedang bingung
      siapa yang benar dan siapa yang salah makin tidak jelas

      mana terdakwa dan mana saksi juga gak jelas

      mana kawan mana lawan tidak ada yang jelas


Tinggalkan Balasan