“Saksikan Berita Global di Global TV pukul 16.30 WIB hari Kamis 28/7 ini membahas pertandingan Indonesia vs Turkmenistan langsung dari Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta”
Pesan itu masuk ke BBku dari mas Abi, yang akhir-akhir ini memang disibukkan oleh kegiatan PSSI. Akupun menjawab dengan jawaban singkat, bahwa aku juga sudah menulis tentang PSSI di blog “Berbagi Yuk“.
Malamnya aku nonton pertandingan Indonesia vs Turkmenistan via SCTV di Sutos (Surabaya Town Square). Lumayan ketemu dengan banyak teman dari Kagama Virtual (KV) cabang Surabaya.
“Ini pertandingan yang sangat memuaskan rakyat Indonesia mas”, kataku di sela-sela menonton pertandingan.
“Ya terutama buat pengurus PSSI”
“Mereka telah melakukan tindakan-tindakan yang tidak masuk akal tapi akhirnya mendapat ganjaran yang membahagiakan banyak orang yang haus kemenangan TimNas”
“Bagaimana tidak, hanya sepuluh hari menjelang pertandingan sebesar ini Pra Piala Dunia 2014, justru pelatih kesayangan kita dipecat dan diganti pelatih baru yang tidak sempat lagi untuk memilih pemain”
“Untung ada coach Rachmad yang pasti sudah kenal dengan karakter banyak pemain TimNas Merah Putih, jadi bisa dipakai oleh pelatih kepala sebagai sumber rujukan”
“Pelatih baru ini, hebatnya tidak pernah menyanjung secara individu pemain. Mungkin sanjungan atau kritik terhadap pemain hanya ada di ruang ganti, sehingga yang muncul adalah kerja kelompok”
“Padahal tendangan M Nasuha sudah kelas dunia itu, atau barangkali Nasuha juga gak yakin kalau tendangannya membuahkan gol cantik!:-)”
“Wah pemain Indonesia ini kalau sudah menang suka hilang konsentrasinya. Hampir copot jantung kena sport jantung bek kita yang tidak mampu menutup pergerakan lawan”
Permainan TimNas malam ini memang sangat impresif dan kini saatnya kita menunggu lawan raksasa di babak selanjutnya. Ada Australia, Iran, Jepang dan negara macan Asia lainnya yang siap melalap TimNas kalau kita main seperti babak kedua kemarin.
Target TimNaspun jadi naik, Juara Sea Games dan berpartisipasi aktif di tingkat Asia.
Tinggal nunggu perputaran Liga Indonesia, apapun namanya, agar bisa dicari bakat-bakat terpendam yang kita yakin masih banyak bertebaran di seantero Nusantara ini. Jalan ke Piala Dunia masih sangat panjang tapi kita akan melangkah selangkah demi selangkah.
Sumber gambar : internet


pesen buat pelatih, kalo mengganti pemain yg cermat dong……
Salam Mas @Nurhadi Yanto
Semoga pelatih TimNas membaca blog ini ya.
Amin.
Salam sehati
kita putra indonesia mendukungmu garudaku
Yes!
Salam sehati
coret saja bambang sm eka ramdhani terus kasi masuk ruben ,joe dan diego dan percepat naturalisasi kepada grag nopolo,iqbonefo.namjka dan bio paulin dan supaya lebih kuat serangannya!!tk
Semoga tulsian ini dibaca oleh pelatih TimNas, jadi bisa dipakai sebagai masukan,.
Salam sehati.
pelatih gak bermutu di buang saja…sepeti alfred riedel….by bonek ketintang
Yes!
Kalau pelatih tidak bermutu sebaiknya memang dibuang saja.
Semoga kita bis amembedakan mana pelatih yang bermutu dan mana yang tidak.
Soalnya saya tidak begitu bisa.
Bahkan Mourinho yang begitu terkenal saja ada yang bilang bermutu dan ada yang bilang tidak bermutu.
Salam sehati.
toni sucipto tidak pantas masuk tim nas. maju terus garuda ku
Yes!
Maju terus garudaku.
Kita percayakan saja pemilihan pemain pada pelatih ya.
Hehehehe…takut ikut pusing mikir dan gak bisa menikmati pertandingan
Salam sehati
Secara skill seluruh timnas sudah diatas rata rata, sekarang coach Menner Wim tinggal meningkatkan mental dan spirit fighting, trus kalo bisa strategi “Divide Et Empera” bagi Tim lawan dengan gelandang yang mungkin ada ada di Timnas seperti Haryono Sedolf,pasti deh Timnas semakin baik.OK
Siip komentarnya.
Salam sehati
Makasih infonya, ya….
Dukung timnas di pra piala dunia ya.
Kekalahan semalam dari Yordania tidak menyurutkan langkah PSSI untuk maju lebih ke depan.
Siap Semangat untuk menjadi PSSI lebih baik.
Salam sehati
Makasih beritanya, semoga saja timnas bisa lebih maju.
Dan dengan adanya PSSI persepakbolaan Indonesia dapat terorganisir dengan baik, baik timnas maupun klub.