IdBlogNetwork : Kumpulan Blogger yang punya Hati

Luar biasa yang dilakukan oleh mbak Rika selaku BOS dari IBN (IdBlogNetwork). Bagaimana tidak, hanya butuh beberapa kalimat untuk membuat mbak Rika membuat keputusan yang menunjukkan bahwa IBN adalah kumpulan para blogger yang punya hati.

Awalnya adalah sebuah pesan singkat dari mas Gempur tentang kondisi sekolah Kandang Sapi yang dikirim ke alamat imilku dan kemudian kurespon dengabn membuat sebuah tulisan berdasar isi pesan mas Gempur. Judul tulisannya  Madrasah Aliyah SEHATI dan TK Nurul Azizi

 

Ruangan kelas kandang sapi

Ruangan kelas kandang sapi

Rupanya tulsian ini diminati oleh beberapa pembaca blogku dan kemudian seperti bola salju yang menggelinding makin besar, muncul usulan-usulan dari teman-teman anggota IBN.

“… buat sebuah jobreview dengan tantangan, 50% imbalan job review disumbangkan ke sekolah itu”, begitu tantangan yang diberikan dan kemudian lampu hijau yang muncul dari mbak Rika benar-benar sangat mencerahkan.

“…Rika sih setuju saja.. apalagi tanggal 6 ini pada PO … Teknisnya tinggal dibicarakan saja dengan Om Kukuh Tw…”, begitu sahut mbak Rika tanpa menunggu lama.

Sekarang makin terbukti peran besar IBN di negara ini. Tidak hanya mengurusi para blogger agar menjadi blogger profesional, tapi juga punya hati untuk melihat kondisi pendidikan kita yang masih perlu diberi uluran tangan. Tidak akan ada orang miskin karena rajin berderma. Boros sedekah pangkal kaya, kata pak Purdhi Chandra.

Salut buat IdBlogNetwork. Salam sehati.

komentar IBN peduli pendidikan

komentar IBN peduli pendidikan

+++
Hari ini di kotak pesan masuk ada tulisan mbak Rika :
Pagi ini akan saya umumkan di wall IBN. Bagi yg mau menyumbang dapat langsung email ke support cc mubarika. Walaupun hanya Rp1 akan kami terima. mumpung mau PO tgl 6-10 juni ini. Sistem-nya akan terus spt ini. Dan akan dikembangkan utk hal-hal sosial yang lain.

Jempol buat mbak Rika dengan IdBlognetworknya.

Film Source Code : Wajib Tonton

source code

“Ah film apa itu. Aku tadi tidur kecapekan nonton film gak genah”

Begitulah komentar mereka yang tidak bisa memahami film SciFi (Science Fiction). Banyak hal yang tidak masuk akal tapi dibuat masuk akal, karena memang ini film tentang ilmu pengetahuan tetapi hanya berupa fiksi saja.

Ada waktu selama 8 menit yang bia dipakai untuk menuju sebuah kejadian. Semua itu terjadi karena disaat kematian seseorang, maka ada rekaman otak yang terpancar merekam kejadian selama 8 menit sebelum dia meninggal. Mirip dengan kerja sebuah alat perekam di toko yang bisa merekam kejadian di toko. Bedanya ini terjadi pada otak manusia.

Jake Gyllenhaal

Jake Gyllenhaal

Kapten Colter Stevens (Jake Gyllenhaal) menjadi kelinci percobaan untuk memakai teknologi yang sangat tidak masuk akal ini. Selama 8 menit Coller Steven harus mencari seorang pengebom dalam sebuah kereta api dan bila tidak ketemu dia akan kembali lagi ke masa sekarang.

Editing film ini terasa nyaman untuk meningkatkan keingin tahuan para penonton, sehingga kita dibuat tegang sepanjang pertunjukkan. Secara garis besar jalan cerita sebenarnya mudah ditebak. tetapi akting dari Colter Stevens (Jake Gyllenhaal) memang sangat menawan sehingga mampu membuat penonton terhanyut.

Jake Gyllenhaal dan Michelle Monaghan

Jake Gyllenhaal dan Michelle Monaghan

Lawan main Colter Stevens (Jake Gyllenhaal) juga cukup mampu mengimbangi permainannya, sehingga film terasa begitu menarik.

Penonton juga dibuat bertanya-tanya tentang Colter Stevens (Jake Gyllenhaal). Dimanakah dia sebenarnya berada dan bagaimanakah kondisi dia sekarang. Apakah dia berada di suatu ruangan tertutup ataukah dia ada di angkasa raya?

Kenapa dia bisa berubah bentuk selama 8 menit saat naik kereta untuk mencari pemicu bom di kereta. Bagaimanakah cara mencari seorang pemicu bom di antara puluhan penumpang kereta api?

Jake Gyllenhaal dan Michelle Monaghan

Jake Gyllenhaal dan Michelle Monaghan

Kalau pemnasaran dengan pertanyaan itu, maka saatnya nonton film ini. Sendirian tidak masalah, tapi kalau bisa nonton barengan tentu lebih seru. Selesai nonton bisa langsung diskusi.

Salam sehati.

+++

Sumber gambar : Facebook Source Code

Banjir : Langganan yang setia menyapa

Logo Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Logo Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Dalam acara sosialisasi Sertifikasi Relawan Indonesia yang diadakan oleh BNPB (Badan Nasional Penanganan Bencana) sang pembicara bertanya, “Kenapa para penduduk di sekitar sungai tidak pernah jera dengan banjir yang setiap tahun bertamu ke rumah mereka, menghancurkan segala isi rumah mereka?”

Pertanyaan itu dijawab sendiri oleh sang pembicara.

“Banyak hal-hal yang luput dari pengamatan kita semua, termasuk pemerintah, tentang fenomena ini. Padahal ini adalah suatu hal yang lumrah saja”

“Mereka, para penduduk di sekitar sungai itu, lebih suka tetap tinggal di rumahnya meskipun selalu didatangi banjir karena itulah lokasi yang menurut mereka paling menguntungkan”

“Dari kaca mata mereka yang sangat sederhana, mereka melihat keuntungan dan kerugian kalau mereka pindah dari lokasinya saat ini”

“Dari kaca mata kita, seharusnya mereka pindah agar kawasan di sekitar sungai bisa dikelola dengan baik dan banjir tidak harus banyak merugikan masyarakat”.

Seperti kita tahu, banjir adalah adanya aliran air yg melimpas melebihi kapasitas penyaluran sistem pengaliran air yg ada, baik itu berupa berupa genangan ataupun sudah berupa Banjir bandang.

Beberapa penyebab banjir adalah sebagai berikut :

  1. Curah hujan yg tinggi
  2. Daya tampung sistem pengaliran air menurun akibat pendangkalan, penyempitan dan penyumbatan sampah
  3. Penggundulan hutan di daerah tangkapan air hujan (catchment area) menimbulkan debit air yg tinggi
  4. Berkurangnya daerah resapan air akibat berkembangnya area pemukiman

Lalu apa saja dampak dari banjir?

  1. Korban manusia : meninggal, hilang, luka-luka
  2. Pengungsian dan penduduk terisolir
  3. Berjangkitnya wabah penyakit (diare, penyakit kulit, leptospirosis dll)
  4. Rusaknya permukiman dan hilangnya harta benda penduduk
  5. Rusaknya lahan pertanian dan peternakan
  6. Rusaknya infrastruktur (pasar, sekolah, rumah ibadah, jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, gedung kantor, dll)
  7. Rusaknya sarana penunjang (jaringan listrik dan air bersih, dll)
Dari sebab dan dampak dari banjir ini, kita sebenarnya bisa berpikir lebih jernih. Kadang-kadang kita suka langsung menunjuk alam sebagai penyebab semua ini, padahal banyak sekali ulah manusia yang membuat terjadinya banjir.

Bukankah salah satu penyebab banjir adalah pengundulan hutan di daerah tangkapan pasir? Artinya ada ulah tangan manusia di situ yang menyebabkan banjir menjadi muncul.

Demikian juga pengembangan pemukiman yang tidak terkontrol membuat daerah resapan air menjadi berkurang.

Semua penyebab itu begitu jelas ada di depan kita dan semua itu begitu gampang dilakukan kalau kita mau, tetapi apa yang terjadi?

Kita lebih suka melakukan perbuatan yang aman-aman saja, misalnya :

  1. Pemetaan wilayah rawan
  2. Pengembangan sistem peringatan dini
  3. Penyiapan peralatan (perahu, dll) dan jalur evakuasi
  4. Penyiapan SOP
  5. Penyiapan tempat pengungsian sementara
  6. Perbaikan sistem pengaliran air (pengerukan, pembuatan sudetan, pembuatan tanggul, pembuatan waduk)
  7. Reboisasi dan pengembangan sistem resapan air di permukiman
  8. Tdk membuang limbah padat/sampah ke sistem pengaliran air

Kita kurang suka Menghentikan penggundulan hutan di daerah tangkapan air atau menertibkan ijin membangun bangunan di atas daerah resapan air.

BNPB yang didirikan berdasar UU PB no 24 tahun 2007 bekerja atas nama pemerintah tetapi mencoba merangkul komunitas untuk ikut bekerja sama menanggulangi bencana yang ada di Indonesia. Ini sesuai dengan salah satu isi pasal dalam UU PB no.24 tahun 2007, yaitu :

“Penanggulangan bencana bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama, termasuk KOMUNITAS”

Kalau kita lihat di lapangan, maka sering terjadi pemerintah lambat bergerak dan k0munitas sudah bergerak cepat, langsung ke korban bencana. Apalagi kalau menjelang Pemilu ataupun Pilkada, pasti akan bermunculan organisasi non pemerintah yang langsung terjun ke lokasi.

“Stop bendera partai! “

Masyarakat saat ini memang tidak butuh partai, mereka butuh pertolongan dan partai yang langsung memasang bendera di lokasi bencana, justru akan dipandang sinis oleh para korban. Tingkah laku para wakil rakyat akhir-akhir ini pasti juga membuat mereka semakin muak dengan bendera partai.

Apapun bencananya, mari kita berkaca pada diri kita sendiri. Sudah sejauh manakah kita memelihara bumi tercinta ini. Apakah hanya mereka yang merusak bumi ini, ataukah kita ikut dalam proses perusakan bumi ini?

Hati kita yang bisa menjawabnya dengan benar. Salam sehati.

Upaya mengarahkan Banjir Lahar Dingin Merapi

Upaya mengarahkan Banjir Lahar Dingin Merapi

Madrasah Aliyah SEHATI dan TK Nurul Azizi

Setiap anak-anakku masuk usia TK, maka istriku selalu mendirikan sekolah TK. Maksudnya jelas, agar anak-anakku mendapat didikan dari guru yang kita percayai kualitasnya.

Akibatnya di Medan kita mendirikan TK Nurul Azizi dan di Surabaya juga kembali mendirikan TK Nurul Azizi

Ketika akhirnya pindah rumah ke Jakarta, maka sekolah itu kita kelola dari Jakarta dan ketika akhirnya istriku harus pindah ke Yogya untuk menemani anak-anak yang mulai senang sekolah di Yogya, maka sekolah itupun kit akelola dari Yogya.

“Apa ndak berat mengelola sekolah dari luar kota mas?”

Ya, pasti berat. Kitapun harus ekstra usaha untuk mengelola sekolah itu. Semua kekuatan kita kerahkan untuk mengelola sekolah itu. Alhamdulillah, berkat bantuan banyak pihak, terutama para guru dan orang tua murid, maka pengelolaan sekolah itu masih bisa kita tangani sampai saat ini.

Ternyata kesulitan pengelolaan sekolah itu kalau dibandingkan dengan kesulitan Madrasah Aliyah SEHATI dalam menjalankan proses belajar mengajar masih belum apa-apanya.

Mas Gempur menunjukkan aku sebuah tautan dan inilah inti dari tautan itu.
+++

Madrasah Aliyah “Sehati”

Inilah sekolah yang lebih mirip “Kandang Sapi” daripada sebuah tempat belajar mengajar.

sekolahku kandang sapikuSekolahku, Kandang Sapiku

Sekolah (Madrasah Aliyah) “Sehati” ini terletak di pulau Sulawesi Selatan tepatnya di daerah Ling, Bontopuasa, Kel. Adatongeng, Kec. Turikale, Kabupaten Maros

Ruangan Kelas
Rak Buku
Kamar Kecil di lokasi yang terpencil. Bisa kita bayangkan isinya seperti apa..
Area Parkir yang lebih mirip kandang
Mading yang tetap eksis

Untuk teman-teman blogger jangan sungkan” untuk repost tulisan ini. Mau ditambahin atau dikurangi silahkan. Itu kebebasan anda sebagai seorang blogger yang peduli lingkungan.

Bagi yang tergerak untuk mengirim donasi silahkan hubungi nomor HP ini: 081342394866 (mas Gempur, siapa ya nama pemilik nomor ini? nomor mbak Rahmah ya?), bisa juga langsung transfer ke:

REK. MANDIRI
152-00-1130231-8
atas nama RAHMAH

Sumber info & foto : http://chemistrahmah.blogspot.com/2011/05/can-you-imagine.html

+++

Updated :
Kabar terbaru dari mbak Rahmah ‘Suka Nulis’ Chemist bahwasanya MA Sehati akan ditutup tahun ajaran baru ini jika tidak ada bantuan dari pihak manapun. catatan penting: PARA GURUNYA TIDAK DIBAYAR…!!!

Pertanyaan :
Sebagai seorang blogger, apa yang bisa kita lakukan?

Twitter : 1 kicauan dihargai 150 ribu

“Wouw… sekali kirim kicauan di twitter dihargai 150 ribu?”, kataku.

“Ya, benar mas. Ada satu hari dimana kita ditugaskan untuk berkicau di twitter dan kicauan kita dihargai sebesar 150 ribu”

“Ah ..yang bener mas”

“Bener kok mas, cuma ada syaratnya…”

“Apa itu?”, aku makin penasaran saja.

“Syaratnya kita harus punya follower minimal 500 orang”

“Haa??? Aku masih jauh dari 500 orang nih”, jawabku lemes.

Bagaimana caranya bisa meningkatkan follower menjadi sebanyak itu dalam waktu yang singkat. Wah tidak kebayang deh. Selama ini aku lebih sering mempergunakan twitter sebagai kegiatan rutin untuk menghubungkan blog dan twitter. Setiap tulisanku di blog akan langsung dikicaukan secara otomatus oleh twitter, jadi sebenarnya aku hanya ikut-ikutan trend ngetwit saja tapi tidak pernah secara sengaja buka twitter dan menulis status ataupun kicauan disana.

Kalaulah aku nulis di twitter, paling kalau ada mentioned atau ada lomba twitter saja. Selebihnya aku boleh dikata pemakai pasif twitter.

Twitetr di Ipad

Twitter di Ipad

Akupun kemudian mulai berjalan-jalan di twitter teman-temanku. Ternyata aku jauh tertinggal oleh mereka. Hampir semua teman-temanku sudah mempunyai follower di atas 500 bahkan banyak juga yang sudah di atas 1.000.

Sambil berjalan-jalan akupun mulai follow teman-teman atau mereka yang kukenal (meskipun mungkin tidak mengenalku). Ternyata asyik juga berkicau atau mendengarkan kicauan dari teman-teman. Sampai akhirnya kulihat tiba-tiba followerku ikut naik secara signifikan dan pada hari ini sudah lewat dari 500 orang followerku.

Ternyata IBN (IdBlogNetwork) tidak hanya menjadikan atau mencetak Blogger Profesional, tetapi juga membuat follower jadi berlipat-lipat. Jadi makin asyik sih main twitter. Akupun mulai memasang widget twitter sebagai ganti plurk yang akhirnya resmi kutinggalkan karena aku melihat tidak ada perkembangan di plurk.

Yuk berteman yuk.
Follow eshape on Twitter