Potret [buram] Hukum Kita

Bagaimanakah potret Hukum kita?

Koran Tempo edisi Minggu menampilkannya dalam beberapa lembar tulisan dan beberapa gambar.
Ini salah satu gambarnya.

Koran Tempo Minggu 291109

Koran Tempo Minggu 291109

Bagaimana kalau dia dibaca oleh anak-anak?

Kok gini sih?

Kok gini sih?

Semoga gambar ini mampu menggugah siapapun yang peduli dengan hukum di Indonesia.
Amin.

+++

Artikel [tidak] terkait Bekasi Peduli Aids

Greenpeace teruslah Istiqomah

“Para aktifis Greenpeace, semoga kalian selalu istiqomah, aku salut sama kalian !”

Aku gak paham juga, apakah para aktifis Grenpeace paham dengan arti Istiqomah, tetapi semoga mereka menangkap makna dari Istiqomah.

Aku selalu salut dengan kiprah Greenpeace, karena aku tidak mampu untuk meniru mereka. Aku hanya supporter Greenpeace dan tidak pernah punya kemampuan maupun keberanian seperti mereka.

Supporter ID No 12568

Supporter ID No 12568

Dunia ini semakin tua dan semakin kompleks masalahnya, tentu menyakitkan melihat dunia ini makin diporak porandakan oleh para perusak lingkungan.

Dalam era ISO 14001 [lingkungan] yang makin kental ini, ternyata masih juga ada yang dipandang oleh Greenpeace sebagai tindakan yang tidak sesuai nilai-nilai prikebumian [analogi dari prikemanusiaan untuk bumi]. Masih banyak terlihat pabrik-pabrik yang tidak ramah lingkungan.

Semua ini bisa saja terjadi kerena hukum kita yang “pandai” membedakan antara pelaku yang perlu segera dihukum dan pelaku pelanggar hukum yang tidak harus segera masuk bui.

Koran Tempo hari Minggu, 29 Nop 2009, mengambil teman bedanya pelaku pencurian kakao senilai uang 2.100 [Mbok Minah] dibanding dengan pencuri uang negara sebesar 14,8 Milyar [Mardijo]. Mbok Minah harus segera dikuhum dengan hukuman penjara, sementara itu mas Mardijo cukup dihukum percobaan saja.

Wuihhh… sungguh “pintar” para penegak hukum kita ini dalam memutuskan suatu kasus hukum. Ini juga yang mungkin menyebabkan masih banyaknya pabrik yang lebih mudah bernegosiasi dengan para ahli hukum daripada dengan para ahli lingkungan.

“Rasa Keadilan Yang terluka”, begitu koran Tempo menyebutnya.

Andai saja Mandor Sutarno tidak main kuasa, mungkin kasus mbok Minah sudah selesai di tingkat lapangan. Namun kejengkelan mandor Sutarno terhadap para pencuri kakao membuatnya hilang akal sehat dan melaporkan kejadian ini ke tingkat yang lebih lanjut dan akhirnya sampai ke tingkat pengadilan.

Anda saja ada mandor-mandor Sutarno lain yang begitu ganas melihat perilaku para perusak lingkungan, alangkah indahnya dunia ini. Langit akan terlihat bersih dan daratanpun akan terlihat hijau menyejukkan.

Apakah ini mimpi?

Aku percaya ini bukan mimpi, karena kita semua akan mewujudkan impian ini agar menjadi kenyataan. Kita mulai tunjukkan pada lingkungan kita bahwa kita peduli lingkungan.

Blogger bekasi sudah peduli Aids dan tidak ada salahnya kalau Blogger Bekasi juga peduli lingkungan. Semua blogger dimanapun dia berada, apapun nama komunitasnya, akan peduli pada lingkungan dan semua ini nantinya akan membuat yan gtadinya hanya impian seseorang ini kan menjadi kenyataan dan bukan hanya sebuah mimpi.

Itulah kenyataan yang lebih indah dari mimpi.

Kenapa aku peduli dengan greenpeace?

Greenpeace adalah lembaga yang dananya berasal dari anggotanya dan tidak ada campur tangan dari institusi atau lembaga lain, sehingga campur tangan pihak tertentu bisa diminimalisasi sekecil mungkin.

Benarkah Greenpeace bisa sesuci itu?

Semoga !

[CMIIW]

Download BBDM 5.01

Karena banyak yang nanya tentang dimana download Blackberry Desktop Manager terbaru [saat artikel ini ditulis baru sampai pada versi 5.01], maka artikel pendek ini kubuat untuk mereka yang bertanya padaku atau pada teman-temanku.

Bagi yang sama sekali belum punya software tersebut, maka bisa mengunduhnya disini.

Link di atas untuk mereka yang tinggal di Indonesia. Untuk yang tinggal di luar Indonesia, coba masuk langsung ke situs blackberry http://blackberry.com/ dan pilih negara yang sesuai, kemudian cari pilihan menu software dan pilih aplikasi Desktop Manager untuk PC.

Bagi yang sudah punya Desktop Manager bawaan saat beli BB [ada dalam kemasan CD yang disertakan dalam dos BB], maka klik saja di help dan pilih “check for updates”.

Check for Updates

Check for Updates

Selanjutnya akan keluar jendela baru. Tunggu sebentar sampai muncul tulisan install dan klik di menu tersebut.

Auto Update

Auto Update

Selanjutnya ikuti petunjuk yang muncul di layar monitor. Seharusnya semuanya tinggal mengalir saja.

+++

Artikel [sangat] terkait
Blackberry jadi Modem

Belajar Bisnis dari Menulis

Banyak cara untuk belajar bisnis dari menulis, baik melalui tulisan di blog alias menjadi blogger maupun karena sudah piawai menulis sinetron. Sarana menulis sudah sangat banyak bersliweran di depan kita, mulai dari buku tulis, laptop bahkan ponsel yang mestinya untuk bicara saja kadang lebih sering dipakai untuk menulis.

Menulis itu sudah seperti bernafas. Semua orang melakukannya dengan alasan masing-masing. Ada yang menulis untuk hobi saja tapi ada juga yang ingin menulis dan kemudian menjadi penulis terkenal.

Beberapa waktu lalu di Resto Samikuring telah diadakan acara Duel tanpa darah antara Joomla vs Blogger. Dua pembicara handal telah didapuk untuk mengisi acara itu dan acara itupun berlangsung dengan sukses.

Ini adalah acara blogshop kedua setelah suksesnya acara semacam pada bulan Juli 2009 yang lalu.

Kesuksesan beberapa acara yang diadakan oleh para blogger yang bernaung dibawah bendera Cimart telah membuat semua Cimarter bersemangat untuk membuat acara yang lebih hebat lagi.

Event ke depan adalah ulang tahun Cimart yang jatuh pada tanggal 14 Pebruari 2010, sedangkan pada bulan Januari 2010 akan diadakan acara semacam workshop yang diisi oleh pakar menulis dengan mengambil judul “Cara Cepat Menulis Buku” [CCMB] metode 12 PAS.

Acara CCMB ini merupakan acara yang diadakan untuk menjawab keinginan para calon penulis yang ingin belajar bisnis dengan melalui media tulisan.

Mengingat acara ini nantinya akan diisi oleh instruktur yang profesional di bidangnya masing-masing, maka akan sangat menyenangkan kalau bisa menjadi bagian dari acara ini.

Mengambil tempat di Resto Samikuring yang mempunyai Free Hotspot kuenceng banget, maka setiap peminat acara ini akan diminta untuk membeli tiket sebesar 395 ribu, sedangkan untuk para guru/dosen/pelajar/ mahasiswa diberi diskon khusus, sehingga cukup membayar 150 ribu saja.

Untuk early bird sebelum tanggal 1 Januari 2010 cukup membayar 150 ribu per orang. Pembayaran langsung ke rekening BCA No. 607 012 5836 a/n Rachmayanti

Acara ini sendiri akan diselenggarakan pada bulan Januari tanggal 16, mulai jam 8.30 s.d 17.00 di lantai II Resto Samikuring.

Peta lokasi Resto Samikuring bisa dilihat disini.

+++
Bersama mas Wendo

+++

Pnedaftaran bisa dilakukan dengan cara mengisi komentar di tulisan ini, dengan mengisi alamat imil yang valid, atau menghubungi nomor ini :

Emma : 021-33556975 dan 08158237831
Wisnu : 081314151660
Yeni : 0888 308 7532
yeni.eshape@gmail.com
eko.eshape@gmail.com
Pembayaran langsung ke rekening BCA No. 607 012 5836 a/n Rachmayanti dan berikan tiga digit angka unik sebagai identifikasi [misalnya no hape 08XXXXXX301, maka transfer dana sebesar 150.301]

+++

Pembicara :

Dodi Mawardi [Penulis/pelatih Menulis, Dosen UI]
Aloysius Ari [Wakil GM Elex Media Komputindo]
Ning Harmanto [Penulis, pemilik Mahkota Dewa]

Kelarisan di “Heritage of Percussion”

Heritage of Percussion

Heritage of Percussion

“Laris Bu..?”, kataku ketika melihat es cendol yang terlihat habis tuntas tas di depanku

“Iya pak, sudah tiga kali balik ke rumah untuk ngambil lagi, tetapi habis terus”, kata sang penjual es cendol yang kukenal sebagai salah satu aktifis kegiatan TDA Bekasi. Ada tulisan Kupat Tahu Bandung di kaos sang penjual dan akupun yakin pasti ada sentuhan pak Ato di kedai es cendol ini.

Kehabisan Es Cendol

Kekecewaanku gagal minum es cendol ini akhirnya terobati oleh minuman teh rosela yang dijual di Warung Mas Gun, yang kukenal sebagai aktifis kelompok Mastermind Cikarang 1 [MMC1]. Teh ini terasa lain di lidah, tetapi setelah diminum rasa enaknya mulai terasa di tenggorokan.

Kucoba rasa soto ayam di warung mas Gun ini. Wah rasanya bener-bener makknyoss, lebih maknyus dari soto yang sering kumakan di wilayah Cikarang ini. Aku nggak sanggup lagi nyobain soto yang lain, karena satu soto ini saja sudah membuatku kelimpungan.

Pembeli yang rewel

Mas Gun senyum-senyum saja melihat tingkahku yang seperti tiga tahun tidak ketemu makanan soto. Rupanya tingkahku ini membuat pembeli lain tertarik untuk membeli soto yang sama dengan yang kubeli.

“Ini enak mbak, yakin deh…”, kataku meyakinkan sang calon pembeli itu.

Aku langsung berdiri setelah selesai makan soto dan sang calon pembelipun akhirnya jadi beli dan duduk di kursi yang kududuki tadi.

Begitu gambaran beberapa stand TDA yang mengikuti acara Heritage of Percusion [HoP]. Akrab dan kualitas dijamin, sehingga para pembeli tidak ragu untuk menyantap apa saja yang dihidangkan oleh teman-teman TDA.

Bakmi Semar MMC1

Bakmi Semar yang siang ini ditungguin oleh pak Wawan juga memperoleh pemasukan yang lumayan [berdasar info status Fisbuk dari mbak Win pemilik Warung Bakmi Semar yang juga nggota MMC1].

Mie Pelangi

Sayang aku tidak sempat berjumpa dengan pak DD, ketua Kelompok Mastermind Poksa XI yang ikut membidani munculnya Bakmi Pelangi. Perutku yang sudah full penuh juga membuatku tidak berani mampir di Mie Pelangi. Takut ditawarin dan terpaksa mau [karena susah mencari orang yang sanggup menghindari tawaran makan Mie Perto kalau sudah pernah mengetahui rasanya].

Semua wisata kuliner ini baru bisa kunikmati setelah aku dipuaskan oleh penampilan beberapa pekerja seni yang mengisi acara HoP ini. Dari pagi menjelang siang, kita memang dipuaskan oleh suguhan berbagai macam atraksi, baik dari negara kita maupun dari negara tetangga [India, Korea, Jepang maupun China].

Marching Band Spektakular

Acara resmi dimulai dengan penampilan dari Marching band [MB] SMA Cikarang Selatan. Sebuah penampilan yang sempurna. Ini wajar mengingat mereka memang sudah beberapa kali menggondol piala kejuaraan MB tingkat nasional.

Salut patut disampaikan kepada pelatih MB ini. Aransemen yang begitu rinci dan padu membuat semua orang merasa penting dalam memunculkan harmonisasi yang luar biasa.

Tidak hanya pemain musiknya, rombongan penaripun punya andil dalam membuat decak kagum penonton. Pasti koreografernya jempolan juga, sehingga mampu memadukan gerak dan lagu dalam paduan MB yang dinamis dan penuh semangat.

Namun jangan salah, karena ternyata lagu “Hening” dari Chrisyepun mereka lahap dengan aransemen yang lembut dan apik. Kegarangan MB sirna dalam lagu itu, yang muncul adalah suasana yang sendu merayu dan mengharu biru.

Penampilan yang tidak kalah seru adalah penampilan permainan angklung bersama. Dalam permainan ini semua penonton diberi sebuah angklung untuk dimainkan bersama-sama dengan mengikuti aba-aba dari instruktur yang ada di atas panggung.

Lilo asyik main angklung

Meski acara angklung ini sukses, namun kalau dirubah sedikit saja mungkin akan lebih sukses lagi, bahkan bisa lebih sukses dibanding acara MB yang begitu rancak dan mengundang decak kagum semua penonton. Lilo yang tidur saat acara belum dimulai terbangun ketika mendengar suara MB dan akhirnya bahkan ikut menari mengikuti irama MB spektakuler itu.

Masukan agar permainan angklung lebih memikat ada beberapa hal, yaitu :
1. Instruktur perlu lebih dekat dengan penonton yang notabene adalah pemain angklung “dadakan” yang harus mengikuti komando simbol-simbol gerakan tangan instruktur. Jauhnya instruktur ini membuat beberapa hadirin tidak bisa mengikuti kode tangan yang disampaikan oleh instruktur.
2. Rombongan anak muda yang dipersiapkan untuk menjadi pelopor permainan angklung ini terlihat kurang bergairah dan bingung dengan aturan yang diterapkan. Mereka tidak tahu dengan pasti harus menghadap kemana dan terlihat serba salah. Sampai-sampai sang instruktur sempat bertanya pada mereka, “Are U there?”. Sebaiknya anak muda ini berbaur saja dengan penonton, sehingga saling bersinergi dan bisa saling memberi semangat.
3. Biasanya setiap nada angklung mewakili sebuah kata yang bermakna, tapi dalam hal ini diwakili dengan not angka, jadi nilai-nilai kebersamaan yang ditunjukkan dalam permainan ini kurang menonjol. Hal ini mungkin karena ditakutkan penonton tidak segera “tune in” dengan permainan angklung, sehingga dibuat jalan mudahnya saja.

Pertunjukan lain masih banyak dan masih beragam, sehingga penonton tidak juga beranjak dari tempat duduknya menyaksikan parade acara yang selalu punya keunikan sendiri-sendiri.

Pak Bupati maupun para petinggi lainnya yang mungkin punya acara lain memang terlihat meninggalkan acara sebelum semua rangkaian acara berakhir, tapi bukan berarti kalau ditinggal pak Bupati acara terus langsung menurun kualitasnya.

Di penghujung acara masih tampil MB dari UI yang sudah punya pengalaman internasional. Hanya beberapa orang saja yang tampil di panggung, tapi permainan MB UI ini sudah cukup memukau penonton. Ketrampilan prima dan pengalaman yang sudah begitu banyak membuat MB UI ini terlihat santai dalam penampilan dan tetap berkarakter. Penonton tanpa undanganpun makin terlihat menyemut di sekitar lokasi acara.

Mobil CDpun dikerumuni para penonton

Perut yang keronconganlah yang membuat aku akhirnya meninggalkan kursiku dan menuju ke lokasi teman-teman TDA menjajakan kepiawaiannya dalam berbisnis kuliner.

Yang kutuju pertama kali adalah es cendol dan ternyata tak ada setetespun es cendol yang bisa kuminum. Laris manis deh es cendol di stand KTB pak Ato.

Sukses buat acara HoP, semoga tahun depan diadakan lagi dengan mempergunakan EO yang lebih berpengalaman, sehingga gaungnya lebih jauh dan wisata kuliner yang diadakan bisa lebih ramai dikunjungi pengunjung, minimal mirip dengan kegiatan Komunitas Bangomania, dimana aku menjadi salah satu koordinatornya di wilayah Bekasi bagian Cikarang ini [walah malah narsis, sori ya Wak Radit].

BRAVO Bekasi, “Aku Cinta Bekasi!”