Tips : Biarkan BB lari kencang [lagi]

Dengan banyaknya layanan download gratis di internet, maka pengguna BB menjadi sangat dimanjakan. Akibatnya, puluhan aplikasipun diunduh dengan tanpa pikir panjang. Konsekuensinya, BB jadi jalan terseok-seok. Sudah dilakukan “soft restart”, sampai “hard restart”, masih juga jalannya terseok-seok.

Kalau sudah begini, saatnya kita memeriksa, apakah banyak aplikasi terpasang yang tidak pernah kita pakai?

Bila jawabannya ya, maka marilah kita buang aplikasi sampah itu. Toh kalau perlu aplikasi itu lagi, maka kita tinggal mengunduh lagi, install lagi dan bisa kita mainkan lagi.

Cara uninstall apliaksi bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi desktop BB, namun bisa juga langsung dilakukan di BB kita.

Mari kita cermati langkah demi langkah yang perlu dilakukan. Setelah itu, silahkan tentukan sendiri, mau langsung di BB atau lewat desktop manager BB.

Yang pertama, masuk ke homescreen, pilih option, advanced dan aplikasi [applications].

Option - Adv - Appl

Option - Adv - Appl

Setelah itu, kita cari aplikasi yang jarang digunakan. Ambil contoh game brickberaker.

Pilih Aplikasi

Pilih Aplikasi

Kita delete aplikasi itu.

Delete Aplikasi

Delete Aplikasi

Pastikan sekali lagi, bahwa aplikasi itu akan kita delete.

Pastikan Proses Delete

Pastikan Proses Delete

Selanjutnya BB akan melakukan building application dan minta restart untuk penyelesaian akhir proses delete.

Konfirmasi Restart

Konfirmasi Restart

Bila kita setujui, maka BB akan restart dan BB kita akan kembali berlari lebih kencang dibanding sebelum aplikasi di delete.

ResTarT

ResTarT

Selamat mencoba.

+++

artikel terkait

tips BBM versi 5
tips beli BB

PC Media Antivirus (PCMAV) 2.1a – Valkyrie [Sept-Oktober 2009]

PC Media Antivirus (PCMAV) 2.1a – Valkyrie
Copyright (c) 2006-2009 Majalah PC Media
Pinpoint Publications Group

************************************************************************
MEMANFAATKAN/MENGGUNAKAN PCMAV BERARTI ANDA MENGERTI DAN SETUJU DENGAN SELURUH KETENTUAN YANG ADA DI BAGIAN “KETENTUAN PENGGUNAAN (END-USER LICENSE)” YANG TERDAPAT PADA FILE README.TXT INI.

PCMAV INI DIBUAT KHUSUS DAN DIPERSEMBAHKAN BAGI PEMBACA SETIA PC MEDIA DAN PC MILD YANG KAMI CINTAI. MAKA DARI ITU, JIKA ANDA ADALAH PENGGUNA PEMULA DAN ATAU MERASA KESULITAN MEMAHAMI ISI README.TXT INI, BAIK SEBAGIAN MAUPUN SECARA KESELURUHAN, MAKA KAMI SANGAT MENYARANKAN ANDA UNTUK BERKONSULTASI TERLEBIH DAHULU DENGAN REKAN ANDA YANG LEBIH BERPENGALAMAN DALAM BERKOMPUTER, ATAU DEMI KENYAMANAN ANDA, MAKA KAMI SARANKAN UNTUK TIDAK MENGGUNAKAN PCMAV SAMA SEKALI.
************************************************************************

Pada file PCMAV ini terdeteksi adanya virus Induc.

Virus itu mengincar para programmer/developer atau software house yang menggunakan software Delphi.

Dengan demikian bila kita bukan seorang programmer/developer Delphi dan tidak menggunakan compiler Delphi versi 4-7 di komputer kita, maka virus ini dipastikan tidak akan aktif. Jadi mirip para penderita carrier hepatitis B. Meskipun ada virus di dalam tubuhnya tetapi virus itu tidak akan menyerang tubuh yang ditempatinya, kalau virus itu dipindahkan ke orang lain [dengan cara trasfusi darah, misalnya], maka virus itu akan menyerang tubuh baru yang ditempatinya.

Jadi marilah kita download saja antivirus PCMAV 2.1 fixed updated build 2 yang sudah tidak mengandung virus Induc.

Kalau pingin menghancurkan virus Induc, maka bisa dipakai PCMAV Expres ini.

Akan tetapi kalau masih nekad ingin download file ini, maka silahkan klik disini.

Penulis blog ini sangat berterima kasih atas segala masukan dari para pembaca, apapun itu bentuknya. Semoga memberi pencerahan bagi kita semua. Amin.

CMIIW

PCMAV Sept Okt 2009

PCMAV Sept Okt 2009

Download PCMAV 2.1a build 3 Sept-Okt 2009 [terdeteksi mengandung virus Induc]

TDA di Sleman

Acara pertemuan alumni Remais dengan para aktifis Remais saat ini akhirnya berlangsung juga dengan meriah, padat dan akhirnya kekurangan waktu.

Acara yang tadinya mau membahas perkembangan Remais dari tahun ke tahun ini akhirnya malah mengerucut menjadi cerita tentangTDA.

Memang TDA adalah komunitas yang sangat menekankan kekuatan jaringan, sehingga sangat cocok untuk diterapkan di Remais Condoing Catur Sleman.

Syukur-syukur mereka semua mendaftar di milis TDA dan ikut kelompok mastermind [KMM] TDA. Wah…pasti makin mantap tuh Remais di Muhajirin.

Semangat saling memberi sangat kental aromanya di komunitas TDA dan itulah yang ingin kutularkan pada para Remais ini.

Kelebihan lain selain semangat saling memberi adalah semangat untuk segera melakukan ACTION dan tidak membiarkan mimpi hanya menjadi mimpi saja, itu juga yang ingin kutularkan pada para Remais ini.

Pertemuan kemarin sudah mengerucut menjadi suatru calon ACTION berupa lomba melukis/mewarnai, dengan sponsor dari para usahawan yang ada di COndong Catur dan satu lagi lomba masak antar Remais.

Dua calon kegiatan ini, bila didiskusikan pasti akan menghasilkan kekuatan yang akan menjadi magnet untuk menairk para Remais untuk aktif di kelompok ini.

Kata mas AListio, kuncinya adalah komunikasi yang selalu dijaga keberlangsungannya. Saat ini banyak Remais yang punya account fisbuk, jadi tidak ada salahnya ajang ini dipakai untuk saling bertukar informasi, terutama dengan para Alumni Remais.

Kalau panitia bisa melibatkan semua unsur yang ada di tiap-tiap RT, maka kegiatan ini dijamin akan berlangsung dengan baik. Untuk yang ini, syaratnya cuma satu KHUSNUDZON !

Selama kita berprasangka baik, maka aura ini akan memancar dan akan menerima pancaran balik berupa energi positip yang akan makin memperkuat pancaran energi positip kita.

Jadi apa pelajaran hari ini ?

1. Memperkuat jaringan dengan semangat saling memberi.
2. Melibatkan semua unsur Remais dengan memanfaat komunikasi yang efisien dan efektif serta selalu berprasangka baik terhadap apapun hasil yang diterima
3. Percayalah pada janji ALlah swt, sesungguhnya ALlah swt sangat sayang pada kita semua.

Salam Sayang

Senyum dan Tawa itu membahagiakan kita

Kalau kita diberi sesuatu yang kita inginkan, maka biasanya kita akan merasa senang. Namun tahukah anda bahwa mereka yang bisa memberi sesuatu pada orang lain akan merasa lebih dari sekedar merasa senang.

Senang itu lebih pada sesuatu yang sifatnya temporer. Ingin sesuatu dan terpenuhi, maka senanglah kita. Sedangkan kalau kita bisa memberi sesuatu pada sesesorang yang membutuhkan sesuatu yang kita berikan itu, maka tidak hanya rasa senang yang menghinggapi kita, tapi ada rasa bahagia disitu.

Bahagia ini lebih lama terasa di hati kita dibanding rasa senang. Makin ikhlas kita dalam memberi, maka makin lama bahagia itu bersarang di hati kita.

Kalau kita tidak ikhlas dalam memberi? Ya minimal kita sudah mulai belajar bahagia.

Sepanjang hari di tanggal 13 September 2009 ini, banyak kegiatan yang membuat kita merasa senang dan ada juga yang bisa membuat kita merasa bahagia.

Salah satunya adalah saat kita bisa membuat anak-anak tersenyum dan tertawa riang di sore hari menjelang saat berbuka puasa. Anak-anak itu begitu polos melihat kehidupan ini. Mereka bagai selembar kertas putih yang bisa kita tulis dengan tinta warna apapun serta dengan bahasa apapun yang kita inginkan.

Tanggung jawab kita adalah membuat mereka bisa punya komposisi warna dan bahasa yang membawa rahmah bagi lingkungan mereka. Sudahkah kita melakukan hal yang benar pada anak-anak kita ataupun anak-anak di sekitar kita?

Semoga kita mampu berbuat yang baik bagi anak-anak yang ada di sekitar kita biarpun mereka bukan anak kandung kita.

Sore itu, di resto Samikuring, memang anak-anak yatim berkumpul untuk mendapat pencerahan dari pak Ustadz tentang perlunya berbuat baik sebanyak-banyaknya. Makin banyak kita berbuat baik, maka makin cepat pula doa-doa kita dikabulkan Allah swt. Apalagi kalau perbuatan baik kita itu punya kadar keikhlasan yang tinggi, maka akan lebih cepat lagi doa-doa kita disegerakan oleh Allah swt.

Disamping acara bergembira bersama ana-anak, sore itu kita juga mendengarkan trestimoni dari seorang pejabat pemerintah eselon tertinggi di wilayah Montana [maksudnya pak RT].

“Tokoh pemberi nasehat disini, ternyata sangat manusiawi, begitu dia sendiri yang terkena musibah dan perlu nasehat, maka diapun kelimpungan juga…”

“Inilah potret yang ada di sekitar kita yang disajikan dengan bahasa yang mengalir, sehingga mudah dicerna dan diikuti….”

Begitulah kira-kira komentar pak Anwar terhadap bukuku.

Komentar lain adalah dari sang pembawa acara [Pak Akur]. Dengan penuh semangat, sang MC ini memberi semangat pada para audience untuk membeli bukuku.

“Pengalaman saya sebagai MC dalam acara seperti ini, maka tahun depan kita sudah tidak bisa sebebas ini bertemu dan mendapat tanda tangan dari penulisnya….”

“Mumpung pak Eko ada disini, mari kita beli bukunya dan kita minta pak Eko untuk memberi tanda tangan pada buku kita..”

Aku tersenyum saja mendengar ucapan pak Akur ini. Ini doa yang kuamini dalam hati. Tidak semua kuamini memang, hanya bagian aku didoakan sebagai penulis yang bukunya laris dijual aku mengamininya [sambil langsung bermimpi]. Pada bagian aku nanti susah dihubungi aku serahkan saja pada keputusan Tuhan.

Pada acara ini yang tidak bisa dilupakan adalah peran sang EO, dialah pak Ipung. Dialah yang selalu rajin melakukan update peserta acara ini, susunan acara maupun apa saja yang masih belum lengkap.

Ini memang acara kolaborasi dari beberapa kelompok mastermind Cikarang [MMC1, 2 dan 3]. Kelompok inilah yang merupakan kelompok penebar racun yang membuat kita selalu ingin bermimpi dan mewujudkan mimpi itu.

Tidak ada artinya suka bermimpi tetapi tidak pernah “action” untuk mewujudkan mimpinya. Kelompok mastermind adalah kelompok para pemimpi yang bangun untuk mewujudkan mimpinya melalui action dari masing-masing anggota dan sinergi dari seluruh anggota kelompok itu.

Tentu saja yang paling parah adalah kalau bermimpi saja tidak mampu…!

Salam action.

Udin : Nyandu Jualan

Gara-gara melihat jualan istri yang begitu banyak numpuk di rumah, maka Udin nyoba mbawa 2 kg untuk dijual di pabrik. Ternyata ada yang pesan dan habis hari itu juga.

Sebelumnya Udin memang pernah membawa tester kacang ke pabrik dan tanggapan teman-teman rasanya biasa saja, jadi besoknya Udin hanya nyoba mbawa 2 kg lagi. Eh, tenryata habis lagi. Ya sudah besoknya Udin nekad membawa 8 kg kacang dan seperti yang telah diduga [dan diharap],maka jualannya kembali habis.

Pagi-pagi sambil kerja bakti di toko, Udin iseng sms ke kawan2 pabrik di divisi yang lain. Siapa tahu ada yang mau pesan. Ternyata kerja bakti Udin di toko mungkin dianggap sebagai ibadah oleh Tuhan, sehingga dengan lancar beberapa sms yang dikirim dibalesi dengan angka kg. Sambil tersenyum Udin mengucap sykur padaNya.

“Alhamdulillah”

Hari Senin Udin membawa 19 kg kacang menthe sesuai pesanan dan 2 kg lagi sebagai cadangan. Bisa ditebak, hasilnya adalah pulang tanpa bawa sisa jualan.

Selasa, Udin bawa lagi 21 kg. Hasilnya ya kembali habis tanpa sempat iklan kesana kemari.

“Yowis, besok aku nyoba bawa 21 kg lagi”, begitu pikir Udin

Ini usaha nekad-nekadan saja, karena pasarnya sudah habis. Rasanya semua kawan sudah beli kacang Udin. Namun ternyata kenyataan berkata sesuai harapan, sehingga jualan ini kembali habis.

Hari Rabu Udin nyoba naikkan bawaan jadi 24 kg. Ternyata kembali ludes terjual. Beginikah nikmat Tuhan yang datang tanpa disangka-sangka itu? Lalu nikmat Tuhan yang mana lagi yang kamu dustakan?

Padahal ada yangjualan kacang menthe dengan harga yang lebih murah dari harga yang ditawarkan Udin. jawab Udin enteng saja.

“Silahkan kalau mau beli yang lebih murah. Ini kan sama-sama kacang. Bedanya yang kujual ini mutunya terjamin. Bahan bakunya diambil dari Sulawesi dan dipilih yang mateng beneran, jadi dijamin renyah rasanya”

Hari Kamis Udin cuti dan “ngerem” di rumah, mencoba kenikmatan sebagai pegawai yang cuti kerja. Akibatnya tidak ada yang dijual Udin di hari Kamis ini.

Hari Jumatnya, Udin sudah tidak mikir jualan lagi, toh semua kawan Udin sudah beli semua. Jadi Udin masuk seperti biasa malah agak terlambat masuk kantor [sekitar 5 menitlah], gara-gara menolong nenek-nenek nyebrang jalan [wah ini adegan kuno banget deh].

Begitu duduk dan meluruskan kaki serta menggoyang-nggoyangkan badan, tiba-tiba telpon berdering. Subhanallah, kawan yang kemarin beli kacang Udin ternyata minta dikirim 36 kg lagi.

Alhamdulillah, kalau sudah rejeki, gak menawarkanpun, jualan dibeli juga.

Udin jadi inget ketika temannya menolak berbuat tindak korupsi dan akhirnya harus rela tidak mendapat order. Waktu itu temannya menjual usb modem dan pembelinya minta dibuatkan kuitansi yang nilainya tidak sesuai dengan harga yang diterima kawannya.

Kawan Udin tentu saja menolak tindakan korupsi ini, akibatnya 10 usb modem yang dijualnya batal terjual. Hebatnya, kawan Udin ini malah bersyukur dengan tidak lakunya modemnya itu. Padahal Udin tahu benar saat itu kawannya sedang butuh duit banget.

“Alhamdulillah, aku telah diberi kekuatan untuk menjauhkan diri dari perbuatan yang tidak disukai Allah swt. Kuatkan imanku terus ya Allah. Amin”, begitu ucapan yang keluar dari teman Udin.

Belum selesai ucapan itu dilafalkan, mesin fax teman Udin berbunyi, tanda ada fax masuk.

Bergegas teman Udin melihat isi fax itu dan matanya seperti terpaku pada lembar fax itu, tanpa sadar air matanya meleleh di pipinya dan diapun melakukan sujud syukur.

Ketika Udin mengambil kertas temannya itu, maka jelas terlihat di lembar fax itu, order usb modem sebanyak 100 buah dan minta dikirim hari ini juga dengan harga sesuai “price list”, artinya lebih tinggi dari harga jual yang biasanya dilakukan di toko itu.

Maha benar Allah dengan segala firmanNya.

+++

rasa pedas

rasa pedas

rasa manis

rasa manis

Kalau gambar di atas ini asli jualanku, harganya 95 ribu per kg, kira-kira sama larisnya dengan jualan Udin