pestawirausaha 2012

Pesta Wirausaha 2012 (H-1)

Akhirnya hari yang ditunggu itu tinggal sehari lagi. Besok kita sudah berkumpul di Gedung Smesco untuk menjadi saksi sejarah munculnya para wirausaha baru, terbongkarnya strategi kesuksesan para wirausahawan yang telah melipat gandakan bisnisnya dan segala macam isu hangat seputar dunia wirausaha.

Komunitas Tangan Di Atas (TDA) telah berkali-kali sukses mengadakan acara ini secara rutin setiap tahun dengan tempat yang berpindah-pindah. Tahum lalau pernah terbersit untuk memindahkan lokasi Pestawirausaha ini ke daerah. Kota Surabaya, Solo, Yogyakarta maupun Semarang siap menjadi tuan rumah, tetapi dengan berbagai pertimbangan nilai tambah dan nilai minusnya, maka tahun ini tetap diadakan di Jakarta.

Pantauan dari Bendahara TDA Jogja, nampaknya para anggota komunitas TDA Jogja akan berangkat bersama-sama dengan TDA Solo dan Semarang. Secara berjamaah mereka akan saling berbagi cerita sepanjang perjalanan menembus jalan-jalan di propinsi JAwa Tengah dan Jawa Barat. Inilah wisata bisnis yang sangat bermanfaat, bahkan sebelum pestawirausaha dimulai.

Salah satu magnet pestawirausaha 2012 ini adalah akan tampilnya motivator sejuta umat, Jamil Azzaini. Blogger yang juga motivator ini bisa dijumpai di google dengan sangat mudah. Di situs Pestawirausaha 2012, inilah data tentang Jamil Azzaini.

// Jamil Azzaini, Inspirator Sukses Mulia

Inspirator Sukses Mulia. Julukan itu muncul didasari oleh kepiawaiannya mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia. Sukses adalah orang yang memiliki 4-ta (harta, tahta, kata dan cinta) yang tinggi, 4-ta itu diperoleh dengan memperhatikan etika dan agama yang dianutnya. Sementara mulia adalah memanfaatkan 4-ta yang sudah diperoleh untuk memberi manfaat kepada orang-orang di sekitarnya.

Mula-mula ia memberikan training atas nama pribadi. Namun, sejak 2004 ia bergabung dan mengembangkan PT. Kubik Kreasi Sisilain bersama Farid Poniman dan Indrawan Nugroho yang telah merintis usaha itu sejak 1999. Bersama dua rekannya ini pula ia menulis buku ‘Kubik Leadership’ pada akhir 2005 dan hingga kini sudah naik cetak sepuluh kali. Buku yang diterbitkan oleh penerbit Gramedia tersebut pada Juni 2010 juga telah dicetak dalam bahasa Melayu di Malaysia.

Pria kelahiran Purworejo Jawa Tengah, 09 Agustus 1968 ini menempuh jenjang pendidikan formal strata satu (S-1) dan (S-2) di Institut Pertanian Bogor (IPB). Sejak 1995, JamilAzzaini juga menjadi pembicara publik dengan berbagai tema, khususnya pengembangan diri, spiritualitas, kewirausahaan dan pemberdayaan masyarakat. Mulai 2004, Jamil fokus memberikan training maupun pencerahan Personal Development di berbagai perusahaan atau instansi di Brunei Darussalam, Philipina, Hongkong dan Makao.

Di Indonesia siapa saja yang telah mengundangnya?

Di Indonesia, sejak ia terjun kedunia training banyak sekali perusahaan yang telah mengundangnya.

Perbankan: Bank Indonesia, Bank Mandiri, BRI, BRI Syariah, BNI 46, BNI Syariah, BCA, CIMB Niaga, Bank BTN, Bank ArthaGraha, Bukopin, Bank Danamon, Bank DKI, Bank Mega Syariah, Bank BPD Kalbar, Bank Syariah Mandiri, Bank Permata, BPD Kalsel.

BUMN & Pemerintahan: Pertamina, Telkom, Perusahaan Gas Negara, Askes, Jasa Raharja, Jiwasraya, Pelindo-2, Elnusa, Sucofindo, Surveyor Indonesia, Pupuk Kaltim, Perum Peruri, Pos Indonesia, Lido Resort, Permodalan Nasional Madani, Adhi Karya, Istaka Karya, PLN, Banda Ghana Reksa, Rukindo, Yelow Pages, Rajawali Nusantara Indonesia Group, Kementerian Perhubungan, Departemen Pendidikan Nasional, Meneg BUMN, Perum Pegadaian, Peti Kemas Surabaya, Bahana Securitas, PTPN X, BP-Migas, PT Pupuk Kujang, Pupuk Iskandar Muda, Dipostar, Departemen Keuangan, Dirjen Pajak.

Swasta: Bakrie & Brothers, Bakrie Telecom, Pama Persada, Jaya Board, Ericsson Indonesia, Samudera Indonesia, Holcim, ACT, B Braun, Tripatra, Diebold, MNC, Kompas Gramedia Group, Santika, Rumah Sakit Harapan Kita, Sun Life Financial Indonesia, Sari Husada, Arutmin, Kuala Pelabuhan Indonesia, Sumarecon, AIG Life, Jaya Group, Chevron, HM Sampoerna, Indika Group, Oto Finance, Adira Finance, Kosgoro, Abacus, Sun TV, Jakarta International Container Terminal (JICT), Good Year, Tunas Toyota, Asuransi Tugu Pratama, Sharp Indonesia, Tupperware, Tripatra, Rajawali Plantation, AXA Mandiri, Asuransi Astra Buana, Dipostar, Lintas Arta, Mega Auto Finance, Mega Credit Finance, United Tractor, Auto 2000, Trac, Senayan City serta puluhan perusahaan lainnya.

Apa saja buku yang sudah ditulisnya?

Hingga saat ini, Jamil Azzaini sudah menulis empat buah buku, yaitu:
1. Kubik Leadership, 2005. Gramedia. Jakarta. Sudah cetakan ke-10. Best Seller.
2. Menyemai Impian Meraih Sukses Mulia, 2008. Gramedia. Jakarta. Best Seller.
3. Tuhan Inilah Proposal Hidupku, 2009. Gramedia. Jakarta. Sudah cetakan ketujuh. Best Seller.
4. DNA SuksesMulia, 2010. Gramedia. Jakarta. Best Seller.

Apa Kegiatan Lain Jamil Azzaini?

Ia juga seorang pebisnis yang memiliki beberapa usaha di bidang jasa yang bergerak dalam bidang advertising, keuangan, perdagangan, pengembangan SDM.

Untuk mengembangkan kemampuan para trainer ia menggagas Indonesia Inspiring Movement (I2Move). Dari kegiatan ini diharapkan akan lahir trainer-trainer yang mampu menginspirasi Indonesia menuju peradaban yang lebih baik, peradaban Sukses Mulia Berbagai kegiatan i2move bisa diakses di www.i2movenetwork.com Sudah banyak trainer yang lahir dari kaderisasi yang Jamil lakukan.

Selain itu, bersama kakak kandungnya, Jamil Azzaini juga mendirikan sekolah murah tingkat menengah di Lampung. Saat ini setiap tahunnya muridnya lebih dari 1.200 orang. Jamil juga mendirikan Pesantren Wirausaha Agribisnis Abdurrahman bin Auf secara cuma-cuma di Klaten Jawa Tengah. Lulusan Pesantren ini dimaksudkan untuk melahirkan para pengusaha baru di Indonesia sekaligus memutus rantai kemiskinan.

Ia juga menjadi penasehat di beberapa lembaga yang peduli untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat diantaranya Komunitas Tangan Di Atas (TDA). Sebuah komunitas yang bermental member dan sebagian besar anggotanya adalah pengusaha muda. Selain itu, ia juga menjadi penasehat di Yatim Mandiri sebuah lembaga sosial yang berupaya memandirikan anak-anak Yatim. Tahun 2011, lembaga ini tercatat di MURI sebagai lembaga yang paling banyak memberi bantuan kepada anak yatim.

Media Mana yang Pernah Menampilkan Buah Pikiran atau Profilnya?

Media Massa: Kompas, Republika, Intisari, Koran Tempo, Jawa Pos, Majalah Garuda, Radar Yogya, Kedaulatan Rakyat, Tribun Riau, Sumatera Post, Paras, Radar Jogya. Radar Lampung, Tabloid Nova, Majalah Excellent

Elektronik: RCTI, Metro TV, ANTV, TransTV, Trijaya FM, SMART FM, Pas FM, Sonora, JJFM, SUN TV, DD FM, QTV

Satu kalimat yang mewakili profil Jamil adalah:

Dalam diri sosok Jamil mengalir bakat alami sebagai trainer, pebisnis, penulis, pengkader trainer & entrepreneur serta penggerak kepedulian masyarakat

Sumber:  http://www.jamilazzaini.com/about/

+++

Sebuah pribadi unik yang sangat menarik untuk disimak ulasannya. Sampai ketemu di Pestawirausaha 2012 dengan berbagai macam acaranya.

pestawirausaha 2012

Sudah Daftar pestawirausaha 2012 sejak tahun lalu

Dragon Gate

Tentang Film : The Flying Swords of Dragon Gate (Jet Li)

Film The Flying Swords of Dragon Gate ini memang didisain untuk tampilan 3D, sehingga ketika menyaksikan dalam dimensi 2D, masih saja terasa efek 3D-nya. Rasanya layar seperti naik turun sesuai keinginan sang sutradara. Luar biasa !

Mengapa film sederhana ini layak tonton?

Faktor pertama dan kedua boleh dibilang sama besarnya, yaitu faktor Jet Li dan Tsui Hark. Dua nama ini sangat bisa dipegang sebagai jaminan untuk melihat tontonan yang berkelas, apalagi kalau memang anda termasuk Jet Li mania, maka film ini benar-benar film yang laik tonton.

Jet Li

Meskipun Jet Li terlihat semakin gemuk dan semakin tua (tidak seperti foto di atas), tetapi koreografer pertarungan antara Jet Li dan para lawan-lawannya tetap sangat menarik, apalagi kalau disaksikan di layar 3D. Tali temali yang melingkar-lingkar selama pertarungan pasti membuat tampilan yang sangat cantik dalam efek 3D.

Jalan ceritanya sendiri, kalau dilihat di sinopsis yang dimuat pada situs 21cineplex sangat sederhana.

The Flying Swords of Dragon Gate menggambarkan tiga tahun setelah Dragon Inn yang terkenal dibakar saat para pemilik penginapan Jade menghilang. Sekelompok perampok baru telah mengambil alih menjadi pemilik penginapan pada siang hari dan menjadi pemburu harta karun pada malam hari. Penginapan tersebut merupakan lokasi rumor kota hilang yang terkubur di bawah gurun, dan harta yang terpendam hanya akan terungkap oleh badai raksasa setiap 60 tahun. Geng ini menggunakan penginapan sebagai pusat menemukan harta yang hilang.

Namun dalam penyajiannya tetap ada unsur-unsur yang mengejutkan serta trik yang cerdas untuk mengacaukan taktik lawan. Adu taktik dan kesalahan taktik menjadi menu sendiri dalam film ini.

Dragon Inn Dragon Gate

Persahabatan dan cinta meski diberi porsi yang sedikit tapi tetap berbobot, khas kisah kasih dalam dunia kung fu. Cinta tidak harus saling memiliki, tapi bila harus memiliki, maka harus dikejar sampai kemanapun. Satu hal lagi yang bisa diambil dari film ini adalah “Cinta tidak bisa dibohongi!” Ketegaran tidak bisa terus tegak, dia akan tunduk dengan hukum cinta.

Gambar-gambar panorama yang ciamik juga menghiasi sepanjang film ini, selain hamparan gurun pasir yang gersang dan juga masih terlihat cantik.

Sayangnya jebakan tali yang sangat tajam kurang ditonjolkan sebagai salah satu variasi dalam film ini. Mungkin memang jebakan model ini agak terlalu mengada-ada di jaman dulu, sehingga tidak diekspose lebih jauh.

Yang paling seru memang pertarungan antara Jet Li dan para lawannya. Terlihat scene demi scene tertata rapi dan koreografinya sangat pantas diacungi jempol. Film Kung Fu tanpa pertarungan memang jadi terasa hambar dan ini rasanya masih menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi para sineas film kung fu mandarin. Andai saja ada film Kung Fu dengan jurus seadanya tapi lebih menitik beratkan pada sisi cerita mungkin akan menjadi tayangan tersendiri.

Red Cliff sudah kuat di cerita, tetapi tetap saja ada adegan pertarungan yang perlu koreografi khusus.

Jadi sebagai salah satu penggemar kung fu ala  Jet Li, agak kurang obyektif kalau aku sarankan untuk menonton film ini, tapi sebaiknya memang tonton film ini dan berikan apresiasi untuk Tsui Hark dan Jet Li.

Selamat menonton.

Dragon Gate

+++

Gambar diambil dari FB The Flying Swords of Dragon Gate (Jet Li)

my last love1

My Last Love (Resensi Film)

Ini sebuah film yang sinetron banget penampilannya. Cukup menguras air mata bagi yang menyukai sinetron, bagi yang tidak suka sinetron, jangan coba-coba untuk nonton film ini. Banyak kejadian kebetulan (ala sinetron) yang mewarnai film ini.

Bagaimana seorang Martin bisa ketemu dengan Angel, berpisah dan kemudian ketemu lagi, adalah salah satu gaya khas sinetron kita. Serba kebetulan dan PAS !:-)

Kalau anda ingin cuci mata anda dengan membayar seharga tiket masuk, maka jangan gunakan otak kiri dan nikmati saja semua isi cerita film My Last Love ini. Saya jamin nada akan keluar dari bioskop dengan mata sembab dan sehat. Air mata anda akan keluar tanpa anda sadari dan itulah pembersih mata dari Tuhan yang paling manjur. Namun sekali anda gunakan otak kiri anda, maka air mata akan sulit keluar dan akan banyak pertanyaan yang memerlukan jawaban.

Jawaban itu barangkali ada di Novel aslinya, barangkali juga tidak bisa dijawab sama sekali. Jadi gunakan otak kanan saja saat nonton film ini. Nikmati dengan penuh suka dan kepercayaan tinggi.

Saat Martin mengantar Angel dari hutan ke Villa Angel, maka nasib sepedanya tidak jelas dan kalau harus diceritakan pasti akan membuat cerita jadi kepanjangan, jadi anggap saja sepeda itu sudah ada yang ngurusin.

Film berdurasi 88 menit ini cukup memikat di awal dan seperti biasa agak kedodoran di ending, meski begitu pesan yang ingin disampaikan semoga sampai pada para pemirsanya.

Jangan free sex, jangan narkoba dan sejahat apapun seorang manusia, tetap mereka pasti punya hati nurani yang baik. Berbaik sangkalah pada semua orang, itu lebih nyaman daripada menyimpan dendam atas perbuatan tidak baik yang kita terima. Tobat itu tidak sulit dan tinggal dijalani saja. Perkara diterima atau tidak itu sudah menjadi urusan lain.

my last love

my last love

Dari situs bioskop 21, inilah sinopsis film ini.

Angel (Donita) percaya bahwa cinta sejatinya adalah Hendra (Ajun Perwira). Laki-laki pilihan terbaiknya. Angel malah berkhayal suatu saat kelak hubungan kasih yang telah cukup lama mereka jalin berhiaskan kesetiaan, akan berujung di kursi pelaminan

Suatu ketika, musibah tragis tak terduga menimpa Angel. Mobil mewah yang dikendarai oleh Martin (Evan Sanders), menabraknya. Martin bukannya menolong tetapi malah kabur begitu saja. Membiarkan Angel yang pingsan dengan cedera parah. Angel selamat, tapi kenyataan pahit harus diterimanya. Kedua kakinya cacat, dan Angel semakin terpukul oleh sikap Hendra yang menghilang begitu saja tanpa kabar setelah mengetahui keadaan Angel

Nadya (Putri Una Astari), sahabat Angel, serta sodara sepupu Angel, Anton (Jordi Onsu), mengajak Angel refreshing di villa Nadya. Tanpa disangka Angel bertemu dengan Martin disana. Angel tak mengenali Martin, tapi Martin mengenali wajah Angel. Martin yang sesungguhnya juga sedang mencari ketenangan diri di tempat tersebut akibat penyesalannya atas peristiwa tabrak lari terhadap Angel, merasa sangat bersalah menyadari cacat kedua kaki Angel. Namun demikian, Martin tak segera mengakui bahwa dirinyalah yang berbuat. Sejak pertemuan itu, Martin bertekad menebus kesalahannya, dengan mencari dokter terbaik yang mampu menyebuhkan kaki Angel

Seiring perguliran waktu, hubungan Martin dan Angel semakin dekat. Benih-benih cinta diantara mereka pun bersemi. Angel tak pernah sadar bahwa Martin adalah orang yang menabraknya hingga kakinya lumpuh. Angel tak lagi memedulikan Hendra. Fokus Angel tertuju pada Martin yang begitu memerhatikannya dengan penuh kasih sayang. Hingga satu ketika, Angel lagi-lagi harus memikul kenyataan pahit. Apakah kenyataan itu? Apakah cinta mereka akan terus terjalin?

my last love1

+++

Sumber gambar dari sini

dont be afraid of the dark 2

Don’t be afraid of the dark (resensi film)

Tanpa sengaja aku nonton film horor ini. Keinginan untuk menonton film dipadukan dengan ingin tidur cepat membuat aku memutuskan untuk nonton film yang paling cepat selesainya. Ternyata pilihanku tepat. Ini film horor yang ngepop, tidak terlalu horor tapi cukup menegangkan. Maklum, aku termasuk orang yang tidak suka film horor. Sudah nonton pakai duit, masih juga ditakut-takutin.

dont be afraid of the dark 1

Kisah dimulai pada beberapa puluh atau ratus tahun yang lalu dan kemudian dipadukan dengan kejadian saat ini. Ini kisah seorang pelukis natural yang di akhir hayatnya berubah menjadi penulis dengan aliran yang sangat berbeda.

Rumah pelukis itu akhirnya jatuh ke tangan seorang arsitek yang sudah menanamkan semua uangnya ke rumah itu. Saat keinginan untuk menjual rumah harus segera tuntas, saat itulah teror makin memuncak terhadap anak sang arsitek.

Rumah berhantu itu memang tidak layak huni, sayangnya hanya satu orang gadis kecil yang tahu bahwa ada makhluk seram di rumah itu. Seekor makhluk kecil seram, jahat dan kejam. Makhluk dari neraka yang kejam itu memang mempunyai kelemahan yaitu takut sinar, tapi siapa yang tahu? Hanya si gadis kecil yang tahu dan semua orang tidak ada yang mempercayai apa kata si gadis kecil.

Kerinduan akan ibu di rumah, kecanduan obat dan segala macam hal buruk lainnya membuat si gadis kecil jadi tidak dipercayai telah bicara dengan benar. Celakanya, si gadis kecil ini terlalui berani, sehngga dia ingin mengungkap rahasia makhluk kecil itu sendirian. Celakanya lagi, si makhluk kecil semakin pandai menghindari cahaya.

Ini memang sebuah film yang patut diduga endingnya, tapi sang sutradara mengemasnya cukup rapi, sehingga kita dibuat penasaran oleh kekeras kepalaan sang Ayah yang tidak mau mendengar apa kata anak gadisnya. Ketika semakin banyak yang percaya, maka kondisi sudah begitu runyamnya.

Sang penjaga rumah yang tadinya berniat tidak mau menceritakan keangkeran rumah itu, aklhirnya membuka mulutnya. Meskipun yang diberikan bukan kisah tentang rumah itu tetapi sebuah teka teki di musium, namun apa yang diucapkan cukup membantu menelusuri keberadaan makhluk kecil dan jahat itu.

dont be afraid of the dark 2

Kisah menjadi semakin seru ketika kondisi di rumah sudah makin tidak terkontrol sementara itu sang Ayah akhirnya juga harus percaya pada keberadaan makhluk itu. Sayangnya semua sudah terlambat. Lalu bagaimana kisah si gadis kecil yang sendirian menghadapi rombongan makhluk kejam itu?

Tidak seru kalau dijawab disini. Silahkan tonton sendiri film horor yang ngepop ini. Ada memang beberapa adegan yang sadis, tetapi adegan itu tidak mewarnai seluruh film. Jadi cukup aman ditonton oleh para pemula di bidang film horor.

Selamat menonton.

+++

Sumber gambar : FB Don’t be afraid of the dark

Pasutri Umroh

Umroh itu akhirnya datang juga

Tak terasa akhirnya hari untuk Umroh datang juga. Prosesnya cukup panjang dan menegangkan, karena banyaknya kendala yang tidak biasa dialami oleh mereka yang bepergian ke luar negeri. Semua kendala yang menyulitkan itu akhirnya hilang satu demi satu dan akupun sudah di Tanah Suci Mekah.

Hari pertama Umroh aku langsung dibimbing oleh ustadz Yusron Lubis, mulai dari mengenakan pakaian Ikhrom sampai ke segala sesuatu yang berhubungan dengan ibadah ini. Meskipun pembawaannya serius, tapi ustadz ini sangat disukai oleh teman-temanku, sehingga direkomendasikan untuk menemaniku berjalan-jalan di Kabah dan sekitarnya.

Umroh bersama Rudi Purnomo Owner Kupu-kupu Malam

Setelah lebih dari sepuluh tahun bermukin di Mekah, maka pengbetahuan pak Ustadz sudah sangat memadai untuk jadi guide urusan Umroh maupun guide urusan City Touring.

Hari pertama Umroh, pak Ustadz menempel terus di samping kananku, sementara di samping kanan pak Ustadz menempel pak Rudi, owner Kupu-kupu malam. Bertiga kami berjalan mengelilingi Kabah maupun berlari-lari kecil antara Shafwa dan Marwah, Ritual ibadah ini diakhiri dengan tahalul (potong rambut) dan harus diakui bahwa proses perjalanan Umroh ini memang penuh liku-liku, antara jadi dan tidak jadi.

Tak satupun gadget yang menemaniku melakukan Umroh ini dan dunia seperti begitu merdeka buatku. Tak ada lagi pesan masuk dan tak ada lagi foursquare yang menjadi candu bagi para traveller. Malamnya atau tepatnya menjelang subuh, akupun mengajak istriku untuk Umroh dan tuntas sudah impian kita di hari itu.

Besoknya aku kembali Thawaf, dan melakukan sholat jamaah di masjidil Haram.  Kali ini aku membawa ponselku untuk mengabarkan suasana masjidil Haram ke teman-temanku. Kulihat memang lebih dari separuh jamaah yang hadir di Masjidil Haram memanfaatkan gadget mereka masing-masing. Entah untuk berfoto ria ataupun mengetikkan sesuatu, bahkan aku sempat melihat ibu-ibu yang asyik memainkan Ipad-nya.

Gerbang utama masjidil Haram Kabah Mekah

Tak lengkap rasanya kalau tidak berkunjung ke Arafah. Inilah padang luas yang nanti akan penuh sesak di musim haji. Saat ini terlihat kosong melompong. Masjid yang ada juga terlihat tidak dirawat secara rutin, Hal ini sangat dimungkinkan karena memang masjid ini hanya dipakai satu kali dalam setahun.

Bus-bus haji juga terlihat mangkrak di parkiran pemilik bis. Maklum semua bis ini baru akan beroperasi saat musim haji tiba, Sebanyak itu bis yang akan masuk ke Arafah, maka bis adibayangkan betapa sibuknya arus lalu lintas di lokasi itu. Masih mending jalan kaki daripada naik bus. Namun bila kondisi cuaca sangat panas, maka naik bis kelihatannya lebih manfaat,

Lautan tenda yang akan penuh di Musim Haji

Lautan tenda yang akan penuh di Musim Haji

Aku sempat juga berkunjung ke perkampungan orang-orang Arab yang terlihat begitu keras. Rumah-rumahnya model kotak sabun dan warnanya sama, seragam ! Antar tetangga kurang dekat hubungan emosionalnya. Kalau ada yang meninggal baru bisa diketahui setelah meninggal.

Cerita pak Ustadz yang setia menemani kemana kita pergi membuatku punya kesimpulan, bahwa hidup di Mekah tidak gampang. Cuaca yang kadang tidak bersahabat, gotong royong ala Indonesia yang tidak terlihat, semuanya membuatku punya kesimpulan bahwa sulit hidup di Mekah kalau kita pernah hidup di Indonesia.

“Kenapa ustadz tahan hidup bertahun-tahun di sini kalau kondisinya seperti ini?”

Dengan tersenyum pak Ustadz Yusron menjawab, “Ada Kabah yang membuat semua kesulitan itu jadi berkah. Tiap hari bisa sholat di depan Kabah, bukankah itu suatu hal yang sangat istimewa?”

Kalimat sederhana itu baru kusadari setelah aku berada di Indonesia. Betapa nikmatnya bisa sholat setiap saat di Masjid yang luar biasa dan langsung melihat Kabah secara utuh. Setiap saat kita bisa merasakan kenikmatan itu saat di Mekah dan sekarang semua itu kembali jauh.

Setiap saat kitapun bisa minum air zam-zam tanpa pernah merasa sulitnya mendapatkan air itu di Indonesia. Kenikmatan memang sering terasa indahnya ketika sudah jauh dari diri kita. Maha Suci Allah dengan segala kepunyaanNya. Subhanallah.

Umroh itu akhirnya datang juga dan semoga aku segera bisa kembali kesana untuk menunaikan ibadah Haji. Insya Allah, Amin.

Pasutri Umroh